Concrete Rebound Hammer NOVOTEST MSh-20 – Alat Uji Kekuatan Beton Tipis

NOVOTEST MSh-20 concrete rebound hammer adalah alat pengujian kekuatan beton tipis dan mortar bata non-destruktif. Dengan standar ASTM C805, rentang pengukuran 1-25 MPa, energi impact 196 J, akurasi 10%, dan ketebalan objek uji minimal 30 mm. Cocok untuk QC konstruksi, inspeksi bangunan, peneliti, dan uji struktur beton.

Hubungi kami untuk konsultasi alat dan dapatkan penawaran harga terbaik:

Novotest MSh-20 Concrete Rebound Hammer adalah alat uji kekuatan beton non-destruktif berkualitas tinggi yang dirancang untuk memberikan estimasi cepat dan andal terhadap kekuatan tekan beton di lapangan. Alat yang sering disebut juga sebagai schmidt rebound hammer, hammer test beton, atau sclerometer ini bekerja dengan prinsip mengukur nilai pantulan massa mekanis pada permukaan material.

Pengujian kekuatan beton yang tidak akurat dapat memicu risiko keruntuhan bangunan serta pembengkakan biaya renovasi di kemudian hari. Oleh karena itu, NOVOTEST MSh-20 hadir sebagai jawaban dengan memanfaatkan tumbukan plunger terhadap permukaan material secara presisi. Tinggi pantulan striker yang dihasilkan nantinya dikorelasikan langsung dengan kekuatan beton melalui grafik kalibrasi standar internasional seperti ASTM C805.

Keunggulan utama dari perangkat non-destructive test (NDT) ini adalah kemampuannya menyajikan data akurat secara instan dengan pengujian praktis tanpa merusak struktur, menjadikannya standar wajib bagi kontraktor, insinyur struktural, dan teknisi quality control demi mencegah risiko kegagalan struktur yang fatal.

Fitur Unggulan NOVOTEST MSh-20

  • Uji Non-Destruktif (NDT): Tidak perlu mengambil sampel inti beton, struktur tetap utuh dan fungsional.
  • Akurasi Terpercaya: Tingkat akurasi 10% yang memadai untuk estimasi kekuatan tekan beton di lapangan.
  • Standar Internasional: Sesuai dengan ASTM C805, DIN 1048, dan EN 12 504-2 yang diakui global.
  • Desain Kokoh & Tahan Lama: Plunger dengan kekerasan minimal 60 HRC memastikan ketahanan terhadap penggunaan berulang.
  • Mudah Dioperasikan: Tidak memerlukan kalibrasi rumit; hasil langsung terbaca pada skala mekanis.
  • Portabel & Ringkas: Berat hanya 1 kg dan dimensi paket 20x34x10 cm, mudah dibawa ke lokasi proyek.
  • Energi Tumbukan Tinggi: 196 J yang sesuai untuk pengujian beton struktur dengan ketebalan minimal 30 mm.
  • Tahan Suhu Ekstrem: Bekerja pada suhu -20°C hingga +50°C, cocok untuk berbagai kondisi iklim.

Tipe-tipe Sclerometer Seri NOVOTEST MSh

Guna memenuhi berbagai kebutuhan pengujian, seri NOVOTEST MSh hadir dalam 3 opsi modifikasi dengan energi benturan (impact energy) berbeda yang disesuaikan untuk segala jenis beton dan material bangunan lainnya.

Berikut adalah tabel perbandingan spesifikasi untuk membantu Anda memilih tipe yang paling sesuai:

Spesifikasi / ModelRebound Hammer NOVOTEST MSh-225Rebound Hammer NOVOTEST MSh-75Rebound Hammer NOVOTEST MSh-20
Rentang Pengukuran (MPa)10 – 6010 – 601 – 25
Energi Benturan (J)2207735196
Ketebalan Minimum Objek (mm)70 atau lebih50 – 10030 atau lebih

Khusus untuk NOVOTEST MSh-20, alat ini bekerja dengan memanfaatkan energi benturan rendah (196 J), menjadikannya pilihan utama yang sangat presisi untuk menguji material dengan ketebalan tipis (mulai dari 30 mm) atau beton dengan kekuatan rendah hingga menengah (1–25 MPa) sesuai standar ASTM C805.

Aplikasi & Kegunaan

  • Kontraktor Konstruksi: Memverifikasi mutu beton segar maupun beton keras di proyek gedung, jalan, jembatan, dan infrastruktur lainnya.
  • Insinyur Struktural: Mengevaluasi keseragaman kekuatan beton pada elemen struktural seperti kolom, balok, dan pelat lantai.
  • Quality Control (QC) Pracetak: Memeriksa kekuatan produk beton pracetak (paving block, tiang pancang, pipa beton) sebelum dikirim ke pelanggan.
  • Laboratorium Material: Sebagai alat bantu cepat untuk screening awal sebelum pengujian destruktif dilakukan.
  • Akademisi & Peneliti: Mempelajari korelasi antara rebound number dengan kekuatan tekan beton pada berbagai komposisi campuran.

Cara Penggunaan Concrete Rebound Hammer Novotest MSh-20

  1. Persiapan Permukaan: Bersihkan area uji dari debu, minyak, atau lapisan cat. Permukaan harus relatif rata dan kering dengan kekasaran Ra tidak lebih dari 40 μm.
  2. Posisi Alat: Tekan plunger secara perlahan hingga terdengar bunyi klik, menandakan mekanisme siap.
  3. Lakukan Tumbukan: Tempatkan alat tegak lurus (90°) terhadap permukaan beton, lalu tekan tombol pelepas untuk menjatuhkan striker.
  4. Baca Hasil: Catat nilai rebound yang ditunjukkan pada skala mekanis. Ulangi minimal 10 kali pada titik berbeda di area yang sama.
  5. Hitung Rata-rata: Ambil nilai rata-rata dari semua bacaan, lalu gunakan kurva kalibrasi atau tabel konversi yang sesuai dengan standar ASTM C805 untuk memperkirakan kekuatan tekan beton dalam MPa.

Tutorial singkat cara penggunaan schmidt hammer Novotest untuk uji kekuatan beton bisa Anda simak di video berikut:

Konsultasi Sekarang dan Dapatkan Penawaran Harga Novotest Msh-20

Jangan biarkan kualitas beton proyek Anda diragukan hanya karena metode pengujian yang tidak tepat. Dengan concrete rebound hammer Novotest MSh-20, Anda mendapatkan solusi cepat dan non-destruktif untuk memastikan setiap elemen struktur memenuhi standar kekuatan yang direncanakan. Alat ini membantu mencegah risiko kegagalan struktur, pembengkakan biaya perbaikan, dan keterlambatan proyek akibat mutu beton yang tidak terverifikasi.

Segera lengkapi peralatan quality control proyek Anda bersama Novotest Indonesia yang dikelola oleh Ukurdanuji sebagai distributor resmi brand Novotest di Indonesia. Sebagai supplier berpengalaman lebih dari 10 tahun yang menyediakan hammer test original bergaransi, kami siap memberikan penawaran harga hammer test beton terbaik untuk kebutuhan teknisi, kontraktor, maupun laboratorium Anda. Kunjungi halaman kontak kami untuk konsultasi dan mendapat penawaran dengan harga terbaik.

SpecificationValue
Measurement range of strength, MPa1 – 25
Impact energy, J196
Minimum thickness of testing object, mm30 and more
Measurement accuracy, %10
Hardness value of impact plunger working surface, HRC, no less60
Surface roughness of testing object, Ra μm, no worse40
Radius of impact plunger, mm25
Operating temperature range, °C-20 … +50
Weight of the device, kg, no more1
Gross weight of package, kg1.9
Dimensions of the package, cm20*34*10

1. Berapa rentang kekuatan beton yang bisa diukur alat ini?

Alat ini dirancang untuk mengukur rentang kekuatan tekan beton 1 – 25 MPa dengan akurasi 10%. Cocok untuk beton mutu rendah hingga sedang (K-100 s/d K-250).

2. Apakah alat ini hanya dapat digunakan pada beton?

Tidak. Selain beton, alat ini juga dapat digunakan untuk menguji mortar bata pada dinding.

3. Apakah alat ini bisa menguji beton basah atau permukaan yang tidak rata?

Pengujian paling akurat dilakukan pada permukaan beton kering dan relatif rata dengan kekasaran Ra tidak lebih dari 40 μm. Permukaan basah atau kasar dapat memengaruhi nilai rebound, sehingga hasilnya kurang representatif.

4. Apa perbedaan utama concrete rebound hammer dengan tes destruktif seperti core drill?

Rebound hammer bersifat non-destruktif, memberikan hasil instan tanpa perlu mengambil sampel inti beton. Namun, hasilnya bersifat estimasi. Tes core drill memberikan data kekuatan tekan aktual tetapi merusak struktur dan membutuhkan waktu lebih lama.

5. Apakah concrete rebound hammer Novotest MSh-20 bisa digunakan untuk uji mortar atau bata ringan?

Ya, dengan catatan energi tumbukan 196 J dan rentang 1–25 MPa juga mencakup material dengan kekuatan lebih rendah seperti mortar dan bata ringan. Namun, ketebalan objek uji minimal harus 30 mm untuk hasil yang akurat.

6. Apakah alat ini perlu dikalibrasi secara berkala?

Ya, seperti alat ukur presisi lainnya, kalibrasi periodik dianjurkan untuk memastikan akurasi hasil pengukuran tetap terjaga. Frekuensi kalibrasi bergantung pada intensitas pemakaian, umumnya setiap 6-12 bulan sekali.

Konsultasi Produk NOVOTEST Indonesia