Pengertian Pembuatan Batu Bata

Pengertian Pembuatan Batu Bata

Pengertian Pembuatan Batu Bata –  Batu Bata sudah lama dikenal serta dipakai oleh masyarakat baik di pedesaan atau perkotaan yang memiliki fungsi untuk bahan konstruksi. Hal ini bisa dilihat dari banyaknya pabrik batu bata yang dibangun masyarakat untuk memproduksi batu bata. Penggunaan batu bata banyak digunakan untuk penggunaan teknik sipil seperti dinding pada bangunan gedung, bendungan, saluran dan pondasi.

batu bata

Pengertian Pembuatan Batu Bata

Batu bata merupakan salah satu bahan bangunan sebagai bahan pembuat dinding. Batu bata dibuat dari tanah liat atau tanah hitam atau dikenal dengan humus yang dibakar sampai berwarna kemerah-merahan. Bahan utama batu bata merah yaitu tanah dan air. Bentuk serta ukuran tanah bervariasi.

Batu Bata sudah lama dikenal serta dipakai oleh masyarakat baik di pedesaan atau perkotaan yang memiliki fungsi untuk bahan konstruksi. Hal ini bisa dilihat dari banyaknya pabrik batu bata yang dibangun masyarakat untuk memproduksi batu bata. Penggunaan batu bata banyak digunakan untuk penggunaan teknik sipil seperti dinding pada bangunan gedung, bendungan, saluran dan pondasi.

Fungsi Batu Bata

Siapapun pasti tahu tentang batu bata meskipun bukanlah pekerja pada sektor bangunan. Batu bata sangat familiar dengan kehidupan sehari-hari, berasal dari tanah liat yang dibentuk dengan cetakan berukuran tertentu kemudian dibakar.

Yang tidak kalah penting dalam menjaga mutu dari dinding yaitu spesi atau perekat antar bata. Campuran yang baik akan menghasilkan dinding awet serta dapat bertahan terhadap resapan air dari tanah maupun air hujan. Semakin baik kualitas perekat antar batu maka akan semakin berkualitas yang kita dapat.

Memiliki kualitas yang bermacam-macam tergantung bahan yang dibuat serta media pembakarnya. Ada yang membakar menggunakan sekam serta ada juga yang menggunakan kayu bakar. Kualitas pembakaran menggunakan kayu bakar memiliki grid yang lebih tinggi atau berkualitas lebih baik.

Batu bata juga dapat berfungsi sebagai gewel sehingga mempunyai nilai yang lebih ekonomis dari pada menggunakan kuda-kuda dari kayu. Dinding yang menggunakan bahan batu bata memiliki daya serap yang cukup baik terhadap panas sehingga terasa nyaman.

Tahapan atau Proses Pembakaran Batu Bata

Proses pembakaran batu bata sangat berpengaruh dilaksanakan oleh orang yang sudah ahli dalam menentukan baik atau tidaknya batu bata yang sudah dibakar. Apabila pembakarannya gagal, maka batu bata tidak bisa di daur ulang kembali karena bahan pembuatan batu bata dibakar sekali tidak ada pembakaran untuk kedua kali.

Batu Bata pada proses pembakaran akan disusun secara bertingkat serta pada bagian bawah tumpukan batu bata tersebut akan diberi semacam terowongan untuk memasukan kayu bakar pada proses pembakaran batu bata. Dan pada bagian atas akan diberikan sekam padi atau kayu bakar untuk proses pematangan pada bagian atas batu bata. Panas yang akan menyebar dengan baik mampu membuat batu bata matang dengan sempurna.

Proses penjemuran batu bata dapat memakan waktu selama dua hari apabila pada saat cuaca yang mendukung, tetapi jika pada saat musim hujan maka proses penjemuran bisa memakan waktu yang cukup lama sampai seminggu penjemuran batu bata.

Batu bata dengan kualitas yang baik dapat dilihat dari kematangan yang sempurna, apabila batu bata yang yang mengalami pembakaran sempurna maka akan memiliki warna kemerahan pada bagian seluruh batu bata tetapi pada batu bata yang kurang bagus maka akan ada warna kehitaman pada bagian sisi batu bata yang akan mengakibatkan kekuatan batu bata berkurang dibanding kekuatan batu bata dengan proses pematangan yang sempurna.

Proses pembakaran batu bata ini dibakar pada tungku pembakaran atau dikenal dengan lio. Berikut ini merupakan cara pembakaran batu bata yang baik, antara lain :

  • Batu bata yang sudah kering kemudian disusun. Susunlah batu bata mentah tersebut menyerupai bangunan yang tinggi.
  • Setelah itu, dibakar menggunakan kayu bakar serta sekam. Dalam pembakaran batu bata biasa yang menggunakan rumput atau sekam yang akan membuat batu bata memilki lubang-lubang kecil menyerupai pori-pori.
  • Jangka waktu pembakaran kurang lebih selama satu sampai tiga hari, sampai batu terlihat hangus.
  • Suhu api pada saat pembakaran bisa mencapai 1000 derajat Celcius.