Kelebihan dan Kekurangan Atap Kaca di Rumah

Kelebihan dan Kekurangan Atap Kaca di Rumah

Kelebihan dan Kekurangan Atap Kaca di Rumah – Rumah akan lebih terlihat minimalis dan modern dengan menggunakan material kaca. Umumnya, material kaca ini digunakan sebagai partisi, tepian kolam renang, pintu, meja, jendela serta dinding. Bahkan, yang belakangan menjadi trend adalah bisa juga dijadikan atap rumah. Atap kaca ini lebih dikenal dengan sebutan skylight.

Kelebihan dan Kekurangan Atap Kaca di Rumah

Kelebihan dan Kekurangan Atap Kaca di Rumah

Tampilan rumah akan lebih memukau dengan pemakaian atap kaca. Akan tetapi, sebaiknya kamu kenali dulu plus dan minus atap kaca yang harus dipertimbangkan sebelum memakainya. Berikut beberapa ulasan lengkapnya :

Jalur Cahaya Alami untuk Interior

Atap kaca memiliki fungsi layaknya jendela yaitu sebagai jalur cahaya alami untuk masuk ke dalam rumah. Oleh sebab itu, kamu dapat menghemat energi di siang hari. Selain itu, dengan adanya cahaya alami di dalam rumah juga bisa menjadikan interior makin estetik dan fungsional. Seperti, untuk menyinari tanaman indoor dengan memanfaatkan cahaya tersebut dan bisa menciptakan bayangan yang menarik dengan meletakkan dekorasi pada spot tertentu.

Menambah Jalur Sirkulasi Udara

Pada dasarnya, atap kaca terdiri dari dua jenis yakni jenis yang dapat dibuka-tutup dan yang permanen. Jenis atap kaca yang bisa dibuka-tutup memiliki fungsi sebagai jalur sirkulasi udara. Jenis ini juga memiliki ukuran kecil hingga sedang dan untuk bukaannya sendiri, ada yang model diangkat ke atas ataupun di geser.

Menciptakan Kesan yang Lebih Lapang

Salah satu material yang sifatnya transparan merupakan arti dari kaca itu sendiri. Atap kaca termasuk salah satu bentuk aplikasi untuk menciptakan kesan ruangan yang lebih lapang karena sifatnya tersebut.

Buatlah atap kaca sebagai alternatif jika kamu memiliki ruangan mungil dan tidak mungkin membuat jendela. Suasana yang terang dan pandangan langsung ke langit akan menciptakan ruangan yang terasa lega dan nyaman.

Konstruksi Atap Kaca Rumit

Membangun atap menggunakan kaca membutuhkan konstruksi dengan proses pemasangan yang lama dan rumit. Perhitungan ketebalan kaca dan luas permukaan pun perlu dihitung secara tepat. Pasalnya, kesalahan dalam pemasangan dapat mencelakai penghuninya karena atap kaca yang roboh. Serahkan urusan pemasangan atap kaca pada ahlinya agar aman.

Ruangan Bisa Terasa Panas

Kaca juga merupakan salah satu material penghantar panas yang baik. Dengan demikian, apabila menggunakan atap kaca di rumah, akan terasa sangat panas pada siang hari di ruangan karena sinar matahari yang terik dan suhu udara yang tinggi.

Ada beberapa solusi untuk mengatasi minus dari atap kaca ini yaitu mengaplikasikan film coating pada kaca, menghadirkan ventilasi udara yang baik atau membuat atap kaca yang menghadap ke arah sinar matahari pagi.

Perawatannya Rumit

Perawatan atap kaca jauh lebih rumit dibandingkan atap bermaterial genteng dan beton. Untuk menjaga penampilannya, material kaca perlu dibersihkan secara rutin. Hal ini berlaku untuk permukaan bagian luar dan dalam kaca. Kaca juga akan lebih mudah tertutupi debu pada musim kemarau. Sedangkan, kaca akan penuh dengan bekas air yang mengering pada saat musim hujan dan hal ini yang dapat membuat atap kaca menjadi buram serta berpotensi jamuran.

Privasi Berkurang

Sifat lain dari material kaca adalah transparan. Hal inilah yang bisa mengurangi privasi penghuni rumah beratap kaca, apalagi untuk rumah yang berada di sekitar gedung tinggi dan lokasinya di pusat kota. Oleh karena itu, atap kaca ini lebih tepat untuk rumah di kawasan yang sepi. Meskipun kamu tetap ingin menggunakan atap kaca untuk rumah di perkotaan, pastikan sudut kemiringan atap agar orang asing sulit mengintip bagian dalam rumah.

Untuk informasi tambahan, atap kaca paling tepat digunakan di taman indoor, ruang tamu, lorong rumah, kamar tidur, serta ruang makan. Itulah beberapa penjelasan mengenai plus minus dari pemakaian atap kaca. Lalu, apakah kamu mau menghadirkannya di rumah impian?