Jenis Balok Dalam Konstruksi

Jenis Balok Dalam Konstruksi

Jenis Balok Dalam Konstruksi – Sebagai orang yang berkecimpung pada dunia konstruksi, pasti mengetahui beberapa jenis balok dalam konstruksi yang kerap digunakan dalam melakukan suatu proyek. Hal ini dikarenakan balok merupakan salah satu bagian komponen bentuk pada bangunan. Namun, apa fungsi dari balok khususnya dalam pembangunan sebuah proyek konstruksi?

konstruksi balok

Apa Itu Balok dalam Konstruksi?

Sebelum mengetahui jenis balok dalam konstruksi, terlebih dahulu harus mengenal apa itu balok serta apa fungsinya bagi pembangunan sebuah proyek. Jadi apa pengertian balok ?

Balok ialah salah satu bagian dari struktur sebuah bangunan yang kaku. Elemen satu ini khusus dirancang supaya dapat menanggung serta mentransfer beban menuju elemen-elemen kolom penopang lainnya. Tak hanya itu ring pada balok juga memiliki fungsi sebagai pengikat kolom-kolom. Hal ini dilakukan apabila terjadi pergerakan pada kolom-kolom di sebuah bangunan, kolom-kolom masih bisa tetap bersatu serta mempertahankan bentuk serta posisinya seperti sedia kala.

Hal lain yang perlu diketahui selanjutnya yakni ring balok dibuat dari bahan yang sama dengan kolomnya. Itu juga akan membuat hubungan ring balok dengan kolom itu memiliki sifat kaku serta tidak mudah untuk berubah bentuk. Pola gaya pada sebuah bangunan yang dibuat jika tidak seragam dapat mengakibatkan balok melengkung atau defleksi, maka harus ditahan oleh kekuatan internal material.

Jenis Balok dalam Konstruksi

Balok merupakan salah satu komponen yang penting dalam pembangunan. Fungsi balok yakni sebagai penopang beban-beban atau rangka penguat horizontal pada bangunan yang berdiri. Terdapat beberapa jenis balok dalam konstruksi yang sudah berkembang, di antaranya:

1. Balok Sederhana

Balok sederhana terdapat pada kolom dimana bagian ujung-ujungnya bertumpu. Dengan menggunakan satu ujung bebas berotasi serta tidak memiliki momen tahan. Balok jenis ini hampir mirip seperti struktur statis lainnya. Nilai dari semua reaksi serta pergeseran serta momen untuk balok sederhana itu sendiri tidak tergantung bentuk penampang dan juga materialnya.

2. Kantilever

Kantilever ialah salah satu jenis balok yang diproyeksikan atau struktur kaku lainnya didukung hanya pada satu ujung tetap. Dalam arti lain, balok yang satu ini memiliki guna untuk menanggung beban di ujung yang tidak memiliki penyangga.

3. Balok Teritiasan

Balok teritisan ialah salah satu ragam balok sederhana yang berbentuk memanjang. Balok yang satu ini melewati salah satu kolom tumpuannya.

4. Balok dengan Ujung Tetap

Jenis balok ini disebut balok dengan ujung tetap karena dikaitkan kuat. Selain itu, balok tersebut juga dibuat untuk menahan translasi serta rotasi. Pada umumnya, ujung-ujung dari balok ini dikunci sedemikian kuat sehingga tidak bergerak ataupun berotasi karena momen.

5. Bentangan Tersuspensi

Bentanga tersuspensi ialah salah satu jenis balok sederhana yang ditopang oleh teristisan dari dua bentang dengan konstruksi sambungan pin pada momen nol.

6. Balok Kontinu atau Balok Menerus

Balok kontinyu atau balok menerus ini berbentuk yang memanjang secara menerus serta melewati lebih dari dua kolom tumpuan. Hal ini dilakukan untuk menghasilkan kekakuan yang lebih besar serta momen yang lebih kecil dari serangkaian balok tidak menerus dengan panjang dan beban yang sama pada bangunan.

Dalam dunia konstruksi memang banyak sekali jenis balok yang dapat digunakan. Sebelum menggunakan jenis balok maka sesuaikan terlebih dahulu dengan kebutuhan proyek pembangunan yang sedang dilakukan.